Langsung ke konten utama
Film Tausiyah Cinta kereeeen bangeeet ada scene yang q banget.. Mengingatkan q yang suka bertengkar sama ade q dan almarhum mama q..Yang seru itu pada saat hafalan quran.. kereen banget q mah bisanya shoaqallahnya.xixixi...film ini akan jadi percontohan film2 indonesia lainnya... Terutama film yang bergenre islami. Makasih juga buat ka ibas yang sudah servising kami di XXI blokm square kemariinn...Smoga sukses yahhh dantartercapai tagetnya...^_^

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tausiyah Cinta

Sekilas tentang film ini Bedasinema, sebagai sebuah rumah produksi yang baru hadir di dunia perfilman Indonesia, mencoba kukuh mengusung nilai-nilai Islami bahkan dari tahap pemilihan pemeran hingga pada proses syuting. Sebut saja casting yang mensyaratkan para pemeran memiliki hapalan quran, mengenakan pakaian yang menutup aurat dalam keseharian serta beberapa parameter islami lainnya. Begitu pula selama proses syuting. Menurut informasi yang kami dengar, tidak ada satu adegan pun yang memungkinkan terjadinya sentuhan antara pemain laki-laki dan wanita yang bukan mahramnya,  juga tidak ada satu pun adegan yang memperlihatkan pemain hanya berduaan dalam satu scene. Ketika adzan berkumandang pun proses syuting akan dihentikan untuk terlebih dahulu menunaikan shalat. Keren kan.... jadi ga sabar nih mau nonton tausiyah cinta... smoga bisa dapet tiket gratisnyaaaa...Alhamdulillah. ^_^

Problematika Kebudayaan

Problematika Kebudayaan Beberapa problematika kebudayaan, antara lain: 1.      Hambatan budaya yang berkaitan dengan pandangan hidup dan sistem kepercayaan. Keterkaitan orang jawa terhadap tanah yang mereka temapati secara  turun temurun diyakini sebagai pemberi berkah kehidupan. Mereka enggan meninggalkan kampung halamanya atau beralih pola hidup sebagai petani. Padahal hidup mereka umumnya miskin. 2.     Hambatan budaya yang berkaitan dengan perbedaan persepsi atau sudut pandang hambatan budaya yang berkaitan dengan perbedaan persepsi atau sudut pandang ini saat terjadi antara masyarakat dan pelaksana pembangunan. Contohnya, program Keluarga Berencana atau KB semula ditolak masyarakat, mereka beranggapan bahwa banya anak banyak rezeki. 3.     Hambatan budaya berkaitan dengan faktor psikologi atau kejiwaan. Upaya untuk mentransmigrasikan penduduk dari daerah yang terkena bencana alam banyak mengalami kesulitan. ...